Obat Luka Bakar dengan Madu

Obat Luka Bakar dengan Madu

Obat Luka Bakar dengan Madu – Madu memiliki kemampuan mencegah dan menghancurkan bakteri pada kulit yang menjadi penyebab terjadinya infeksi dan juga luka kronis yang sulit disembuhkan. Menurut riset di Cardiff Metropolitan University didapati bahwa bakteri penyebab infeksi (Streptococcus Pyogenes) dihancurkan sekaligus dihambat pergerakannya oleh madu.

Obat Luka Bakar dengan Madu

Bakteri tersebut akan menempel pada komponen-komponen jaringan kulit yang terkena luka dan melebur untuk kemudian membentuk sebuah penghalang yang membuat obat -obatan tidak mampu menembus luka. Luka yang sudah terinfeksi bakteri tersebut akan sulit disembuhkan karena terbentuk biofilm yang mempersulit kinerja antibiotik dalam melakukan penetrasi.

Madu dalam konsentrasi rendah dapat menghambat pembentukan biofilm ini. Lalu dalam kurun waktu 2 jam akan mampu mematikan sampai 85 persen bakteri ini dan mencegah pergerakan bakteri tersisa.

sumber : http://www.beritaharianmu.com/obat-luka-bakar-dari-kulit-buah-kelengkeng/

Pada kasus kulit yang terkena luka bakar, madu bisa mencegah infeksi dan juga kurangi pembengkakan serta nyeri. Sifatnya yang lain yaitu sebagai penyerapan air atau kelembaban. Karena, menghisap air dari cairan luka maka madu akan mengencer dan sebabkan enzim glukosa oksidase bekerja secara aktif dan menghasilkan asam glukonik serta hidrogen peroksida (H2O2). Hidrogen perioksida ini bersifat antibakteri yang sangat ampuh. Sehingga luka tidak akan kena infeksi dan juga bisa mengering dengan sangat cepat lalu bisa mempercepat pertumbuhan jaringan sel baru.

Perawatan luka bakar dengan madu hanya disarankan untuk derajat luka bakar tingkat awal yaitu luka bakar yang hanya mengenai lapisan kulit paling luar (tanduk). Lapisan kulit yang terdiri dari sel-sel kulit yang bisa terkelupas dan juga mati, kemudian diganti dengan sel- sel baru.

Pada luka bakar tingkat 2 dan juga tingkat 3 yaitu mengenai lapisan kulit di bawah lapisan tanduk sampai jaringan kulit, ditandai dengan warna kemerah merahan dan munculnya gelembung cairan berwarna jernih namun kental, disertai juga dengan rasa nyeri yang mengganggu. Jika gelembung pecah akan tampak kulit berwarna kemerah merahan. Ada baiknya segera lakukan ditangani oleh dokter.