Cara Menyembuhkan Penyakit Asma Secara Herbal

 

penyakit asmaAsma (dalam bahasa Yunani ásthma, “terengah”) merupakan peradangan kronis yang umum terjadi pada saluran napas yang ditandai dengan gejala yang bervariasi dan berulang, penyumbatan saluran napas yang bersifat reversibel, dan spasme bronkus. Gejala umum meliputi mengi, batuk, dada terasa berat, dan sesak napas. Asma pada awalnya diperkirakan disebabkan oleh kombinasi faktor genetika dan lingkungan.

Yang utama adalah penyakit asama seringkali tidak terdiagnosis serta pengobatan yang tidak memadai ataupun memenuhi syarat. Selain itu pemahaman dan pengetahuan mengenai penyakit ini masih kurang, disertai dengan adanya mitos maupun persepsi yang salah did alma masyarat mengenai asma. Semisal penyakit asma sebenarnya tidak menular namun berkembang mitos sebaliknya.

 

Sekilas Mengenai Diagnosis Asma

Dokter kemungkinan dapat menyimpulkan diagnosis jika Anda memiliki gejala asma yang khas. Dokter biasanya akan bertanya mengenai kapan dan seberapa sering Anda mengalami gejala tersebut, serta apakah Anda tahu mengenai sesuatu yang mungkin menjadi pemicunya dan biasanya akan melakukan sejumlah tes untuk menguatkan diagnosis.

Baca Selengkapnya : Obat Asma

Kebanyakan pasien asma tidak memperhatikan hal-hal penting serperti pasien memakai obat pengontrol secara teratur, dan yang terpenting harus control ke dokter, jangan hanya pada saat asma menyerang saja. Sehingga penyakit yang diderita sungguh menggangu aktivitasnya sehari-hari. Lalu apa benar obat asma alami bisa menyembuhkan penyakit asma ? perbedaan antara obat-obatan herbal dengan obat dokter salah satunya adalah obat dokter diarahkan untuk membunuh gejala penyakit, sedangkan obat herbal bekerja pada sumber penyakit, seta perbaikan sel organ-organ tubuh yang rusak akibat penyakit tersebiut. Jika melihat dua sifat yang berbeda ini, dapat diambil kesimpulan obat herbal dan obat kimia bila dikombinasikan akan berkerja sama dalam proses penyembuhan penyakit.

Tanda-tanda dan gejala


Kondisi yang berkaitan 
Asma ditandai dengan adanya episode berulang dari mengi, sesak napas, dada terasa berat, dan batuk.Dahak bisa saja terbentuk di paru-paru karena batuk tetapi sulit untuk dikeluarkan.Selama masa penyembuhan setelah serangan mungkin terbentuk apa yang disebut mirip nanah yang disebabkan oleh tingginya kandungan sel darah putih yang disebut eosinofil.Gejala biasanya memburuk pada waktu malam atau pagi hari atau sebagai respons terhadap kegiatan olahraga atau udara dingin.Pada sejumlah penderita asma ada yang jarang menunjukkan gejala, sebagai respons terhadap pemicu, sedangkan sejumlah penderita asma yang lain mungkin menunjukkan gejala yang nyata dan persisten.

Sejumlah kondisi kesehatan lain yang sering muncul pada mereka yang menderita asma adalah:penyakit refluks gastroesofagus (GERD), rinosinusitis, dan apnea tidur obstruktif.Gangguan psikologis juga sangat umum  dengan munculnya gangguan kecemasan antara 16–52% dan gangguan suasana hati pada 14–41%.Namun tidak diketahui dengan pasti apakah asma menyebabkan gangguan psikologis atau masalah psikologis menyebabkan asma.

Hal yang dilakukan saat asma kambuh

  • Jangan panic dan tetap tenang. Kemudian duduk dengan tegak. Gunakan oksigen bila tersedia dirumah.
  • Gunakan obat semprot / inhaler untuk serangan asma ynag diberikan oleh dokter. Semprot berulang selama 5 menit, jika setelah 3x semprotan, napas tidak menjadi lega, segeralah pergi ke dokter atau RS yang terdekat
  • Gunakan obat minum yang dijula bebas seperti teofilin, efedrin dan salbutamol sesuai dengan anjuran dokter.
  • Anda juga harus mengguankan ambulance saat menuju ke RS, jika nafas tersengal-sengal serta kelelahan, tidak mampu bicara, denyut nadi lebih dari 120 kali permenit, bibir sudah terlihat berwarna kebiruan.

Baca Juga : Obat Alzheimer